Selasa, 15 November 2016

Tambah Umur atau Berkurang



Sebetulnya banyak yang mengingatkan bahwa umur itu akan semakin berkurang dan yang membuatnya bertambah atau memperpanjang itu adalah silaturahmi. Nah yang satu ini memang gue masih belum bener ngejalaninnya, ada aja godaan dari diri sendiri. Ada postingan di IG yang jlebb cess dalem banget, isinya “ daripada merayakan hari kelahiran, lebih baik pikirkan akan kematian”, ngeeekkkk itu bener banget. Apalagi di umur diriku yang udah uzur ini (walau kelakuan masih begini hiks) sudah seharusnya mengingat dan mengerjakan amalan yang dapat dibawa nanti. Jadi terus menasehati, mengingatkan diri sendiri untuk sering2 mengucap kalimat istighfar, untuk berubah, dan memperbaiki diri (terutama dalam hati dan pikiran ini). Namanya manusia dan termasuk saya, tidak luput dari gelimang dosa. Berkali-kali kembali namun berkali-kali pula jatuh ke jurang yang sama. Makanya harus sering2 bersyukur, masih diberi kesempatan dan waktu di dunia ini.
Tahun ini, di medsos tidak ada lagi publikasi umur, tapi..alhamdulillah ala kulli hal Segala Puji Bagi Allah dalam setiap keadaan… ucapan dan do’a mengalir langsung ke jalur pribadi, karena yang sangat diinginkan adalah do’a yang tulus, agar dapat menjadi pribadi yang lebih baik (aamiin, doakan saya yah, tak perlu ngucapin hihihihi).  Dan apa yang gue lakukan kemarin di hari jum’at tgl 11 Nov 2016? (hihi gak ada yang nanya, tapi gue info aja) biasa aja kayak hari kerja lainnya, malah pulang kantor jam stengah 11 malem akibat ngobrol ngalur ngidul sambil nungguin tukang yang ngangkat furnitur2 baru kantor, sungguh gak jelas.
Buat yang kebetulan lagi diingatkan akan berkurangnya umur (milad), barakallah fii umrik, semoga tahun2 mendatang penuh dengan berkah Allah SWT, aamiin allahumma aamin.
Yuk semangat, walau kita jatuh ingatlah yang Maha Kuat Maha Pengasih yang akan selalu Menerimamu jika kita bertaubat. Teruuuss bersyukur bahwa pagi ini kita masih dibangunkan di dunia untuk memperbaiki diri, teruusss bersyukur menghitung nikmatNYA yang tak terhingga (cuma memang terkadang kita lupa, apalagi saya hiks).
Sampai sini dulu .. Barakallahu fiikum buat yang baca.

Senin, 24 Oktober 2016

El Even

Jadi, ini posting pertama di blog gue. Gak tau mesti posting apa? kenapa juga bikin blog? Yah karena terinspirasi dari anak-anak muda yang gue lihat postingannya di blog mereka sendiri dan kadang juga di tumblr. Agak telat sih memang, tapi ada pepatah “ lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali”, yah setidaknya gue memulai sesuatu yang baru di kehidupan gue yang udah cukup lama ini dan tanpa ada pencapaian berarti (Kecuali waktu kelas 3 SD gue menang lomba bungkus kado pas 17 Agustusan, atau menang lomba ngambil belut pas kelas 6 itu termasuk pencapaian.. Hihihihi gue rasa juga bukan).

Mulai dengan nama ID di google deh “ el even”, kesannya latin gimana gitu yah (bacanya : el ifen) padahal mah maksudnya eleven (bacanya: ilefen) yang bahasa indonesianya sebelas. Kenapa sebelas? Padahal gue bukan anak ke sebelas, gak pernah juga dapet rangking sebelas, atau sebelas penghargaan lainnya. Cuma karena suka aja sama angka yang langsing-langsing ini (jauh berbeda dengan bentuk tubuh pemilik ID nya hiks) dan karena angka dimana tanggal dan bulan gue lahir. Bikin Id pake nama alias rasanya malah nanti gue sendiri yang lupa, pake nama asli juga udah dibeberapa account lain, jadi pengen aja bikin id yang beda. Iseng-iseng berhadiah sampai jadilah ID el even ini (kalau nanya hadiahnya apa, yah gak ada juga sih, gak ada juga lomba bikin ID khusus buat gue kan). Nah Ceritanya mau bikin supaya posting mengenai angaka sebelas ini menarik gitu, trus browsinglah artikel mengenai angka sebelas, “keajaiban angka sebelas di alqur’an”, “fenomena angka sebelas”, dan lain-lain. Dan ternyata itu semua sayangnya sudah ada di postingan blog orang lain juga. Yup mereka posting hal yang sama karena mereka juga lahir di tanggal dan bulan yang sama, hahaha telat. Gapapalah mungkin ini sudah jalan gue untuk telat, telat masuk SD, telat bayar kost an , telat nikah (ups) , tapi dari pada “telat” lebih bagus “belum waktunya”. Jadi mungkin ini baru “waktunya” gue untuk mencurahkan di blog. Untuk sementara ini dulu, lumayanlah buat entry. (Buat yang baca terima kasih), i guess i’ll be around next time..